Pages

Jumat, 09 September 2016

Album Hardwired... To Self-Destruct - 2016



Rilis : 18 November 2016
Rekaman dan mixing : HQ, San Rafael, CA. Mei 2015 - Agustus 2016
Durasi : 1 jam 17 menit 26 detik
Label : Blackened Recordings
Produser : Greg Fidelman bersama Hetfield dan Ulrich

Diluncurkan dalam double album (2 CD) yang berisi 12 lagu.
Format : Digital, CD audio, dan berbagai varian vinyl.

Tracklist CD 1:
1. Hardwired (Hetfield/Ulrich) - 3:09
2. Atlas, Rise! (Hetfield/Ulrich) - 6:28
3. Now That We're Dead (Hetfield/Ulrich) 6:59
4. Moth Into Flame (Hetfield/Ulrich) - 5:50
5. Dream No More (Hetfield/Ulrich) - 6:29
6. Halo on Fire (Hetfield/Ulrich) - 8:15

Tracklist CD 2:
1. Confusion (Hetfield/Ulrich) - 6:41
2. ManUNkind (Hetfield/Ulrich/Trujillo) - 6:55
3. Here Comes Revenge (Hetfield/Ulrich) - 7:17
4. Am I Savage? (Hetfield/Ulrich) - 6:29
5. Murder One (Hetfield/Ulrich) - 5:45
6. Spit Out the Bone (Hetfield/Ulrich) - 7:09

Bonus Deluxe Edition :
1. Lords of Summer 2016 - 7:10 (Hetfield/Ulrich/Trujillo)
2. Ronnie Rising Medley - 9:03
3. When A Blind Man Cries - 4:35
4. Remember Tomorrow - 5:50
5. Helpless (Live at Rasputin Music) - 3:08
6. Hit The Lights (Live at Rasputin Music) - 4:07
7. The Four Horsemen (Live at Rasputin Music) - 5:19
8. Ride The Lightning (Live at Rasputin Music) - 6:56
9. Fade To Black (Live at Rasputin Music) - 7:24
10. Jump In The Fire (Live at Rasputin Music) - 5:13
11. For Whom The Bell Tolls (Live at Rasputin Music) - 4:32
12. Creeping Death (Live at Rasputin Music) - 6:43
13. Metal Militia (Live at Rasputin Music) - 6:07
14. Hardwired (Live in Minneapolis) - 3:30

Untuk rilis digital dan berbagai varian vinyl, urutan lagu berbeda dengan urutan versi CD (lihat di Metstore ). Menurut Lars Ulrich hal ini dikarenakan begitu dinamisnya proses pembuatan album, dan di saat akhir ada perubahan keputusan tentang urutan lagu, namun proses cetak vinyl sudah berjalan.

Setelah 8 tahun sejak diluncurkan album Death Magnetic, kini Metallica merilis album studio ke-10 mereka. Tak tanggung-tanggung, dobel album dikeluarkan dalam berbagai format. Proses peluncuran album ini sempat mengagetkan penggemar dan dunia musik, pasalnya perkembangan proses rekaman dan mixing tidak begitu jelas diumumkan oleh Metallica.

Wacana produksi album baru telah menghangat sejak tahun 2011 ketika Rob Trujillo menyatakan bahwa mereka mulai proses rekaman album baru bersama Rick Rubin. Namun akhirnya Metallica mengajak Greg Fidelman untuk memproduseri album ini. Konfirmasi dipastikan ketika Metallica membuat video 'welcome greeting' kepada fifth member pada 30 Oktober 2015, dua hari setelah mereka luncurkan web baru dan sistem keanggotaan baru. Dalam video itu terlihat James sedang lakukan rekaman di studio dan mainkan sekilas riff lagu untuk album baru.

Isi dari CD bonus Deluxe Edition mengalami perubahan sebelum dirilis. Pada pengumuman pre-order pertama di metallica.com CD bonus berisi lagu Lords of Summer (2016) ditambah 13 riff origins (riff awal atau demo). Namun pada 19 September 2016 daftar isi CD bonus berubah seperti di atas, yaitu Lords of Summer, ditambah 3 lagu cover yang sudah pernah dirilis (lihat Metallica Kompilasi) yaitu : Ronnie Rising Medley (Tribute to Ronnie James Dio), When A Blind Man Cries (Tribute to Deep Purple), Remember Tomorrow (Tribute to Iron Maiden). Konten CD 3 ditambah rekaman live RSD (Record Store Day) di Rasputin Music, Berkeley, CA pada 16 April 2016, dan rekaman live debut lagu baru Hardwired di Minnesota, 20 Agustus 2016. Meskipun semua lagu di CD 3 sudah pernah dirilis, baik secara fisik ataupun digital, namun pihak Metallica mengatakan bahwa semua lagu live di deluxe edition ini mengalami proses mixing lagi yang dilakukan oleh Greg Fidelman.

Peluncuran album ini didahului dengan dilepasnya single pertama berjudul Hardwired, yang menghentak dunia musik cadas pada tanggal 18 Agustus 2016, saat radio 93X lakukan wawancara dengan Lars tentang persiapan konser mereka di Minneapolis. Saat itu, tanpa diduga, Lars Ulrich meminta untuk diputarkan single terbaru mereka dari alat yang dipegang Lars, disambungkan kabel ke audio input di radio 93X ( sumber Billboard.com ).

Di hari yang sama, video klip Hardwired juga diunggah di channel youtube resmi Metallica yaitu MetallicaTV bersamaan dengan dikirimkannya email untuk download gratis lagu single ini khusus kepada Legacy Member atau anggota fan club yang pernah bergabung saat MetClub masih berbayar (saya dapat juga dong.. :D). Untuk non legacy member yang telah melakukan pembelian preorder versi digital, dapat langsung mendownload 1 lagu ini hari itu juga.

Kemudian lagu kedua berjudul Moth Into Flame dipublikasikan lewat video klip di saluran metallica.com dan youtube resmi mereka pada 26 September 2016. Lagu kedua yang merupakan track ke-4 dari CD 1 ini juga memperoleh sambutan positif dari fans dan media. Berbeda dengan lagu Hardwired, lagu ini tidak tersedia untuk didownload di mana pun sebelum tanggal 18 November 2016.

Pada saat perayaan Halloween tanggal 31 Oktober 2016 (1 November 2016 WIB) Metallica kembali memperdengarkan lagu ketiga (track 2 CD 1) yang berjudul Atlas, Rise! melalui streaming online dan radio. Fans dapat membeli topeng Haloween dari Metallica di toko-toko musik yang ditunjuk di seluruh dunia, yang mana di topeng tersebut tertera kode akses untuk streaming lagu Atlas, Rise! lebih awal 30 menit sebelum bisa diakses umum. Sayang sekali, di Asia hanya toko-toko di Jepang dan Korea yang memperoleh kesempatan tersebut.

Tanggal 12 November 2016, atau 1 minggu sebelum rilis resmi, audio mp3 edisi standar album ini telah bocor dan beredar secara ilegal di kalangan fans.

Lebih mengejutkan lagi, Metallica pada tanggal 16 November 2016, dalam satu hari, setiap 2 jam meluncurkan 1 videoklip dari seluruh lagu yang tersisa di album ini ditambah video klip 1 lagu bonus Lords of Summer. Lagu Lords of Summer ini telah mengalami proses daur ulang atau remake dari single yang diluncurkan pada tahun 2014.

Lirik
Dalam wawancara dengan editor majalah Met Club, So What! Steffan Chirazi yang diposting di situs resmi metallica.com, James Hetfield membicarakan tentang lirik masing-masing lagu, tentang inspirasinya menulis lagu di album ini. Saya coba merangkumnya sebagai berikut:

HARDWIRED
Ini lagu terakhir yang kami buat, rencananya hanya sepanjang 2 menit, seperti rata-rata lagu Ramones atau Misfits. Ini sangat simpel, sangat punk. Memang liriknya tidak seindah karya Shakespeare, tapi itu adalah rangkuman dari seluruh album ini : apakah manusia telah lakukan hal yang benar? Ataukah kita akan musnah, mengganti diri kita dengan elektronika? Apakah kita harus jadi robot? Apakah kita sedang terikat untuk menghancurkan diri?
Istilah itu (hardwired to self-destruct) datang dari teman ku saat bicara tentang kecanduan akan perjuangan (struggling addict). Kita ditakdirkan mati, dan sebelum itu apa yang kita lakukan? Mempercepatnya, menghancurkan hidup kita, itu yang nyantol ditelingaku.


ATLAS, RISE!
SC: Kurasa tentang martir.
JH: Tentu. Mitologi tentang Atlas yang dipaksa menanggung beban dunia sebagai akibat perbuatannya sebelumnya. Itu menjadi tugasnya. Kurasa ada orang yang hidup berdasarkan pemikiran itu, sebagai martir bagi orang lain, mengambil tanggung jawab terlalu berlebihan. Menjadi martir dan selalu memunculkan pertentangan dengan prasa bersalah. Orang akan bilang, "Ringankanlah, bagilah bebanmu denganku, hidupmu terlalu berat." Namun ketika itu terjadi, orang kemudian sadar dan "Wah, bebannya dibagi, jangan bicara lagi soal martir."

NOW THAT WE'RE DEAD
SC: Kurasa ini pertanyaan tentang keyakinan, atau kenyamanan, dalam kematian manusia.
JH: Pada akhirnya kita semua sama. Kita telah bersama dan saling bantu dalam hidup. Seperti kisah Romeo dan Juliet. Lagu ini bisa bermakna apa saja, maksudku, kita sebenarnya saat ini mati, dan menuju kehidupan berikutnya. Saat pasangan hadapi masalah, lalu kalian memasuki sisi selanjutnya, yaitu mempercayai orang lain. Ini juga bisa bermakna : Kita tak tahu apa yang terjadi selanjutnya, yuk kita coba. Ayo lakukan."

MOTH INTO FLAME
JH: Cukup jelas dari judulnya. Dan akhir-akhir ini semua orang terobsesi menjadi terkenal, populer. Apakah itu lewat akun facebook atau selfie di jalanan. Tahukah kalian itu sangat egoistis? Tapi kurasa generasi berikutnya akan lebih mudah menerima perubahan di sekitarnya. Inspirasi utama lagu ini adalah film (dokumenter) Amy Winehouse berjudul AMY. Ada adegan yang menggangguku, saat Amy keluar dari flatnya, paparazzi langsung menyerbu, bertanya macam-macam dan memotret, sebelum dia masuk ke limosinnya. Bagaimana kita tahu apa yang nyata dan yang tidak? Semua orang di sekitarmu selalu bilang ya, ya, ya, Dia tersesat, dan mulai meyakini bahwa menjadi terkenal adalah hal terbaik. Dan limosin berubah menjadi mobil jenazah. Kamu pindah dari satu kegilaan ke kegilaan lain yang lebih sulit.

DREAM NO MORE
JH: Riff yang bagus, terutama di chorus dengan lirik "turn to stone". Menyaksikan media (massa), kau tak bisa berpaling, dan hanya mematung karena selalu disuguhi hal-hal buruk yang sedang terjadi, horor. Lalu kita menjadi mati rasa. Pada dasarnya lagu ini adalah kelanjutan dari Call of Ktulu bagiku. Ini adalah jawaban Cthulhu, dalam mitos dia bangkit, dan jika kau memandang bayangannya kau akan berubah jadi batu.


HALO ON FIRE
Jelas sekali dalam lagu ini kita bisa membandingkan dengan diri kita, kebaikan, keburukan, dan kapan hal-hal itu muncul keluar, menunjukkan dirinya. Beberapa orang menilai diri nya seperti orang suci. Pada dasarnya kau menjauh dari dirimu yang sebenarnya, berbohong menutupi hal burukmu. Aku melihat ringkasan film Fifthy Shades of Grey, dan kulihat seorang yang sukses. tapi kemudian dia punya ruang khusus di basement untuk lakukan penyiksaan dan horor yang membuatnya puas. Dan orang-orang suka dan menginginkannya. Pada akhirnya kedua pihak berdarah-darah, tidak bagus bagi keduanya.

CONFUSION
Secara umum tentang PTSD (Posttraumatic Stress Disorder, sebuah kondisi kejiwaan yang terguncang pada orang yang mengalami peristiwa traumatis, mengerikan, menegangkan, atau membahayakan hidupnya, misalnya ikut perang - tepush). Horor, trauma dari tugas perang yang dibawa pulang ke rumah.
Film American Sniper memperlihatkan dengan jelas, terutama adegan seseorang yang kembali ke lokasi pertempuran karena ingin menyelamatkan temannya (aku harus selamatkan saudaraku, kalau aku pergi dia akan mati). Pembenaran, bentuk lain 'martir' untuk kecanduannya pada drama perang, dan mengabaikan keluarga di rumah.
Tapi PTSD bisa dimana saja, di masa kecil, dunia olah raga atau pun bidang kerja yang memakai seragam, bahkan saat ada di band. Ada kekuatan yang memaksa kita melakukan tugas, memerintah. Ketika kami tour, semua hal sudah terencana dan ada yang mengurus dan memberikan perintah atau tugas untuk kami kerjakan dengan baik. Tapi ketika pulang ke rumah, terasa tidak nyambung, karena tidak ada perencanaan, semua sudah terkendali, ada perasaan tidak dibutuhkan. Ada beragam bentuk PTSD.


MANUNKIND
Manusia adalah makhluk penuh dosa yang berusaha memperbaiki kesalahannya. Kita seperti selalu terlihat sangat hina di mata Tuhan. Kita harus terus membuktikan setiap hari bahwa kita bukanlah orang jahat. Memang akan selalu ada orang yang tidak baik, dan kita suka menyalahkan hal buruk yang terjadi karena orang seperti itu. Tapi kita punya keyakinan bahwa kita akan mampu melaluinya, belajar darinya, dan menjadi bagian dari solusi bukannya manambah persoalan.


HERE COMES REVENGE
Tentang Morgan Harrington (fan yang jadi korban pembunuhan saat konser Metallica di Virginia, cek di sini - tepush). Tentang banyaknya keluarga yang kehilangan anggotanya karena direnggut orang lain. Aku punya teman yang anaknya tewas, ada lagi pasangan suami istri yang selalu mengikuti tour kami karena almarhum putrinya yang tewas oleh supir mabuk, adalah fans Metallica. Mereka berusaha tetap terhubung dengan anaknya dengan cara menikmati konser dan musik yang disukai anaknya. Ini menakjubkan dan sangat kuat. Saat mereka kehilangan puta/putrinya, itu adalah saat yang rapuh, dan butuh kekuatan besar untuk tidak marah kepada orang yang mengambil nyawa anaknya.
Dan lagu ini adalah perspektif ku jika aku mengalami hal itu. Aku akan bersumpah membalas dendam, mendoakan hal buruk terjadi kepada pelakunya, dan menganggap itulah jawaban (dari sakit hatiku). You ask forgiveness, I give you sweet revenge. Dan pada akhirnya, aku tahu itu salah.


AM I SAVAGE?
Ada kata yang kuat sekali bagiku di album ini : warisan (inheritance). Bahkan aku berpikir menjadikannya sebagai judul album. Baik atau buruk, kita pasti mewarisi sesuatu. Di dalam darah kita, gen kita, di akun bank, atau tampang kita. Dan memiliki anak remaja adalah saat yang sulit menjadi ayah. Kita ingin anak-anak kita menjadi sesuatu yang kita inginkan, jangan sampai mengalami hal buruk yang kita alami dulu. Kita ajari mereka hal yang menurut kita penting, tapi mereka ingin menjadi diri sendiri dan lakukan hal-hal mereka sendiri. Aku jadi sering marah karena mereka tidak lakukan yang aku suruh, sedangkan tujuanku baik. Ayahku menggunakan kemarahan sebagai alat (untuk mendidik anak), dan aku mewarisinya. Tapi kini aku belajar mengendalikannya, aku lebih baik.

MURDER ONE
Tak banyak yang tahu apa itu Murder One. Aku mencoba membahasnya tidak secara langsung. Murder One adalah nama rig (ampli bass merk Marshall) milik Lemmy Kilmister yang digunakan sejak tahun 1976. Ya, lagu ini adalah penghormatan untuknya, karena tanpa Lemmy kurasa takkan ada Metallica, dan juga (mungkin) band-band lain. Dia adalah inspirasi, kekuatan yang tak goyah, tapi bukannya tak bisa disentuh. Dia sangat rendah hati, nyata, punya filosofi hidup. Karakter yang mudah dicintai, meski tampangnya menakutkan. Dan dia akan selalu dirindukan, jadi kupikir kenapa tidak kita merayakan hidupnya lewat lagu.

SPIT OUT THE BONE
SC: Seperti tentang tempat yang dikuasai mesin dan Intelegensia Buatan.
JH: Terima kasih GBH (band) untuk lirik "spit out the bone" meskipun lagu mereka berbeda. Lagu mereka berkisah tentang Kelompok Donner (lihat di sini) dan kanibalisme. Tapi lagu ini berkisah tentang rasa heran dan takut pada, sekali lagi, apa yang terjadi pada manusia. Kemungkinan masa depan yang mirip (film) Terminator, semacam itu. Kita memakai jam pintar, internet sepanjang hari. Untuk apa khawatir tentang "emosi"? Jatuh cinta dan patah hati? Ini adalah cara untuk efisiensi! Kita bisa menjadi ras yang paling efisien lewat bantuan komputer. Benar komputer membantu kita, tapi seberapa jauh? Jadi "Spit Out The Bone (muntahkan tulangnya)" adalah bahwa tulangmu sudah tidak diperlukan lagi, Hancur!


Artwork sampul album sempat menjadi topik perdebatan hangat di forum Met Club karena dinilai "kurang metal" dan dicurigai menjiplak karena mirip dengan desain sampul band lain seperti Odd Fellows Rest (1998) dari Crowbar dan Wasting Lights (2011) dari Foo Fighters. Tentang hal ini tidak ada komentar dari band. Artwork dan desain sampul dirancang oleh Herring & Herring yang juga menggarap pesohor lain seperti Ozzy Osbourne dan Oprah Winfrey (cek proyek Herring & Herring dengan Metallica)

James Hetfield – Guitar, Vocals
Lars Ulrich – Drums
Kirk Hammett – Guitar
Robert Trujillo – Bass

Produced by Greg Fidelman with Hetfield & Ulrich
Recorded & Mixed by Greg Fidelman
Additional Recording by Mike Gillies & Sara Lyn Killion
Digital Editing by Dan Monti, Jim Monti & Jason Gossman
Assistant Engineering by Sara Lyn Killion & Kent Matcke
Album Production Coordination by Lindsay Chase
HQ Album Production Coordination by Kent Matcke

Recorded and Mixed May 2015 – August 2016 at HQ in San Rafael, CA
Mastered by Dave Collins at Dave Collins Mastering, Los Angeles, CA

BONUS CD

LORDS OF SUMMER
Produced by Greg Fidelman with Hetfield & Ulrich
Recorded & Mixed by Greg Fidelman
Recorded and Mixed May 2015 – August 2016 at HQ in San Rafael, CA
Additional Recording by Mike Gillies & Sara Lyn Killion
Digital Editing by Dan Monti, Jim Monti & Jason Gossman
Assistant Engineering by Sara Lyn Killion & Kent Matcke
Album Production Coordination by Lindsay Chase
HQ Album Production Coordination by Kent Matcke

RONNIE RISING MEDLEY
Produced & Mixed by Greg Fidelman
Recorded & Engineered by Mike Gillies, Kent Matcke & Sara Lyn Killion
Recorded February-March 2012 at HQ in San Rafael, CA
Additional Engineering by Dan Monti

WHEN A BLIND MAN CRIES
Produced & Mixed by Greg Fidelman
Recorded & Engineered by Mike Gillies, Kent Matcke and Sara Lyn Killion
Recorded & Mixed February-March 2012 at HQ in San Rafael, CA
Additional Engineering by Dan Monti

REMEMBER TOMORROW
Produced & Mixed by Greg Fidelman
Engineered by Greg Fidelman
Assistant Engineering by Kent Matcke
Recorded May 2008 at HQ in San Rafael, CA
Mixed at The Village in Santa Monica, CA
Edited by Dana Nielsen
Mix Assisting by Sara Killion

Songs 5-13 Recorded live on April 16, 2016 at Rasputin Music in Berkeley, CA
Mixed by Greg Fidelman
Recorded by Mike Gillies
Assisted by Sara Lyn Killion & Kent Matcke
Digital Editing by Dan Monti

HARDWIRED (LIVE)
Recorded live on August 20, 2016, at US Bank Stadium in Minneapolis, MN
Mixed by Greg Fidelman
Recorded by Mike Gillies
Assisted by Sara Lyn Killion & Kent Matcke
Digital Editing by Dan Monti

Mastered by Howie Weinberg and Gentry Studer at Howie Weinberg Mastering, Los Angeles, CA

Album Design / Creative Direction by Turner Duckworth
Photography / Creative Direction by Herring & Herring
Brain scan photography sourced from Shutterstock

Management by Q Prime Inc.

Album Soundtrack Metallica Through The Never 2013
Metallica Single & EPs (1983 - sekarang)
Album Death Magnetic 2008

Jumat, 11 Juli 2014

Fakta Unik Metallica




1
Metallica adalah band pertama dan satu-satunya dimana Lars Ulrich pernah bergabung hingga saat ini.

3
Selama lebih dari 14 tahun masa karirnya bersama Metallica (1986 - 2001), Jason Newsted tercatat hanya pernah terlibat dalam penulisan 3 buah lagu saja : 'Blackened' (...And Justice for All - 1988), 'My Friend of Misery' (Metallica (Black Album) - 1991), dan 'Where the Wild Things Are' (ReLoad - 1997). Sementara bassist terbaru Metallica, Rob Trujillo sejak bergabung tahun 2003 sudah tercatat sebagai co-writer dalam 17 lagu (10 dari Album Death Magnetic, 4 dari EP Beyond Magnetic, 2 single Lords of Summer versi 2014 dan 2016, dan 1 lagu dari album 2016 Hardwired... To Self-Destruct)

4
Metallica adalah salah satu dari The Big 4, julukan dari media dan fans bagi empat band terbesar dalam sejarah awal subgenre thrash metal bersama Slayer, Megadeth, dan Anthrax. Sebagian musisi metal menambahkan satu band lagi menjadi big 5 yaitu Exodus, terutama era vokalis Paul Baloff, karena aksi panggung band ini dan fans mereka yang atraktif hingga turut menyebarkan kepopuleran subgenre thrash metal. Atraksi panggung itu kemudian menjadi cikal bakal aksi penonton headbang, moshing, dan stage dive. Keempat band ini pernah adakan tur dengan nama The Big Four Show tahun 2010 (Eropa) dan 2011 (USA).

5
Lima band yang berpengaruh dalam awal perkembangan musik thrash metal adalah Metallica (dikenal sebagai pionir aliran ini), Slayer (dikenal dengan musik paling 'heavy' diantara yang lain), Megadeth (State of the art atau berteknik tinggi), Anthrax (musiknya dinilai membuka peluang aliran thrash dikawinkan dengan aliran lain / crossover), dan Exodus (aksi panggung yang atraktif). Uniknya kelima band ini memiliki keterkaitan : Gitaris Megadeth (Dave Mustaine) adalah bekas anggota Metallica, Gitaris Slayer (Kerry King) pernah satu band dengan Dave Mustaine, Salah satu eks vokalis Anthrax (John Bush) pernah ditawari jadi vokalis Metallica meski menolak, dan Kirk Hammett adalah bekas gitaris Exodus. Selain Anthrax yang berasal dari New York, 4 band lainnya berasal dari California.

5 Personel
Metallica pernah satu kali manggung sebagai band dengan 5 personel (five-piece band) yaitu Lars Ulrich, James Hetfield, Ron McGovney, Dave Mustaine, dan Brad Parker alias Damien C. Phillips yaitu tanggal 23 April 1982 di Concert Factory, Costa Mesa, California. Saat itu James murni vokalis, mereka membawakan 8 lagu : Hit the Lights, Blitzkrieg, Metal Militia, Jump in the Fire, Helpless, Sucking My Love, the Mechanix, Let it Loose. Saat anggota lain bersiap di ruang ganti, Brad Parker muncul duluan di panggung dan mainkan solo gitar. Kelakuan Brad itu yang membuat James memutuskan nyanyi sambil main gitar dan tak lagi mengajak Brad Parker. [sumber : Wawancara Ron McGovney 1997]

9
Metallica meraih 9 penghargaan Grammy Award sepanjang karirnya dari 19 kali dinominasikan sejak 1989 hingga 2015. Sejumlah 6 Grammy diraih untuk kategori Best Metal Performance: 
1. Tahun 1990 untuk single 'One'
2. Tahun 1991 untuk lagu 'Stone Cold Crazy' (album kompilasi Rubaiyat 40th Elektra Anniversary)
3. Tahun 1992 untuk album Metallica
4. Tahun 1996 untuk lagu 'Better Than You'
5. Tahun 2004 untuk lagu 'St. Anger'
6. Tahun 2008 untuk lagu 'My Apocalypse'

Dan masing-masing 1 Grammy untuk kategori : 
Best Hard Rock Performance tahun 2000 : lagu 'Whiskey In the Jar'
Best Rock Instrumental Performance tahun 2001: 'The Call of Ktulu' dalam album S & M 
Best Recording Package tahun 2009 :box set Death Magnetic.


Alcoholica
Dalam majalah 'So What!' Edisi awal, dijelaskan bahwa Alcoholica adalah julukan untuk Metallica yang muncul sekitar tahun 1985 di Eropa. Julukan ini beredar karena kegemaran Metallica berpesta dan minum alkohol. Ironis sebenarnya, mengingat mereka pernah memecat Dave Mustaine dengan alasan kecanduan alkohol. Seorang fan pernah terlihat memakai t-shirt bergambar mirip sampul Album Kill 'Em All, tapi bukan gambar palu dan darah melainkan gambar botol yang tumpahkan vodka serta tulisan Alcoholica dengan bentuk mirip logo Metallica. Band ini sangat menyukainya dan James terlihat pernah memakai kaus kutung dengan gambar tersebut. 

Apocalyptica
Nama sebuah band berasal dari Finlandia, beranggotakan kuartet pemain cello. Mereka meluncurkan album tribute Metallica tahun 1996 dengan judul Plays Metallica by Four Cellos. Mereka juga membuat video lagu 'Enter Sandman'. Grup ini pernah diundang Metallica untuk tampil bersama dalam konser khusus anggota MetClub dalam rangka 30 tahun Metallica di Fillmore tanggal 05 Desember 2011, mainkan lagu ‘No Leaf Clover’ dan ‘One’.

Believe
Judul awal lagu ‘Cure’ di album Load (1996), diambil dari lirik ‘I Do Believe’ yang dinyanyikan berulang.



Blackened Recordings
Setelah 28 tahun bekerjasama, pada 30 November 2012 Metallica putus kontrak dengan Warner Music Group dan mendirikan label sendiri bernama Blackened Recordings. Label ini mengambil alih seluruh produksi dan distribusi semua master rekaman termasuk video berdurasi panjang. Label ini juga mengurus sendiri promosi dan pemasaran produknya. Untuk distribusi wilayah Amerika Utara (USA dan Canada) mereka bekerjasama dengan Rhino Entertainment, sedangkan untuk distribusi internasional dengan Universal Music Group. Lars menyatakan: "Mendirikan Blackened Recordings merupakan langkah penting dalam independensi kami, dimana 100% nasib dan masa depan karya kami bisa kami atur dan kendalikan sendiri."



Blitzer
Salah satu nama yang pernah menjadi kandidat untuk nama band sebelum Metallica. Nama lainnya yang juga muncul: Grinder, Red Vette, Leather Charm, Hcirlu Sral, Dungeon, Thunderball, Execution, Exterminator, Helldriver, Blast, Reptile, Deathwish, Overkill, Militia, Napalm, Vietnam, Black Widow, Deaththreat, Deathchamber, Deathray, Flying Tigers, Dumb Fuck, Nixon, Nix, Bad Musicians, Big Mouth and Friends, Empty Barrel, Empty. Beberapa coretan Lars Ulrich tentang calon nama-nama band-nya ini pernah muncul di majalah khusus fan club, So What! edisi 3.1 tahun 1996 seperti dalam foto di atas.


Blood and Semen III
Judul gambar sampul Album Load. Merupakan karya fotografi Andres Serrano. Subyek foto adalah darah sapi dan air mani sang fotografer, dijepit dengan pelat kaca kemudian difoto. Kirk Hammett yang melihatnya tertarik untuk menggunakannya sebagai gambar sampul. Konsep sampul album dan ilustrasi album Load dan juga ReLoad banyak mendapat penentangan dari James Hetfield.






Bootleg
Di awal karirnya Metallica dikenal luas di Amerika Serikat berkat peredaran kaset bootleg demo-demo mereka seperti Power Metal Demo dan terutama No Life Til Leather Demo [tentang sejarah ini lihat : Metallica 1981-1985 atau tentang Demo Metallica]. Metallica sendiri hingga sekarang juga menjual rekaman konser mereka dalam format digital (download berbayar) dan CD audio. 
Bootleg dalam istilah musik digunakan untuk semua rekaman live yang kemudian diperbanyak sendiri lalu disebarkan dari satu tangan ke tangan lain. Biasanya fans masuk ke tempat konser dan ingin merekamnya dengan menyembunyikan alat rekam di dalam sepatu boot mereka agar lolos dari pemeriksaan. Format bootleg bisa berupa vinyl, kaset, hingga cd dan file digital. Namun istilah itu kini juga digunakan untuk menyebut semua produk bajakan yang beredar tidak resmi/tidak seijin pemilik lisensi. Bahkan James Hetfield sendiri dalam video Orgullo, Pasion y Gloria, menyebut bootleg untuk kaos, ketika membahas banyaknya penjual kaos tidak resmi di sekitar lokasi konser. Namun secara umum, dalam dunia musik, istilah bootleg diperuntukkan untuk rekaman ‘live’, dalam konser ataupun latihan studio. Sumber suara yang direkam bisa saja dari soundboard (mixer audio saat konser), ataupun dari sisi audiens yang mengacungkan mikrofon ke arah speaker. 

Chophouse
Nama studio di rumah Jason Newsted, tempat dia mengerjakan hampir seluruh proyek sampingannya di luar Metallica hingga sekarang.



Cliff ‘Em All
Video yang dirilis tahun 1988, berisi cuplikan video dokumenter band dan konser yang melibatkan Cliff Burton, bahan dari rekaman resmi band dan juga bootleg (bahan syuting dari audiens). [cek VHS, DVD, dan Film Metallica]










Corporate Gig
Sudah dua kali Metallica menerima undangan konser tertutup untuk umum dari sebuah perusahaan, hanya khusus di hadapan para karyawannya. Pertama kali pentas atas permintaan perusahaan penyedia game Activision saat meluncurkan game Call of Duty: Black Ops pada tanggal 04 November 2010 di Hangar 8, Santa Monica Airport (bawakan 12 lagu). Sedangkan pentas kedua adalah atas undangan perusahaan cloud computing bernama Salesforce.com pada tanggal 09 Februari 2015. Mainkan 14 lagu. Dengan perusahaan yang disebut terakhir, ini adalah kerjasama kedua setelah 21 Agustus 2011 konser dalam konvensi tahunan Salesforce.com yang bertajuk Dreamforce (tapi bukan konser tertutup). Meskipun tertutup untuk umum, dalam kedua konser ini ratusan anggota Metallica Club boleh masuk secara gratis (setelah diundi di website resmi MetClub tentunya). Menurut Blabbermouth.net biaya menghadirkan artis untuk corporate gig berkisar US$ 500.000 sampai US$ 1 juta. 

Cthulhu
Makhluk karangan H.P Lovecraft yang pernah dimuat di majalah 'Weird Tales' tahun 1928. Majalah tersebut disukai oleh Cliff Burton dan Kirk Hammett yang memang menyukai hal-hal berbau horror. Makhluk ini digambarkan sebagai makhluk mengerikan bertentakel yang tinggal di dalam laut, dia akan bangun dan mendatangi siapa saja yang menyebut atau menulis namanya. Entah percaya tahayul atau soal hak cipta, Metallica mengganti namanya menjadi Ktulu ketika dijadikan judul lagu instrumental dalam album Ride The Lightning, The Call of Ktulu.

Devil’s Dance
Lagu ini seharusnya masuk di album Load, tapi kemudian ditarik kembali dan diluncurkan dalam album ReLoad. Sering dimainkan live sebelum album Load dirilis resmi.



Doris
Julukan untuk patung Lady Justice (patung dewi keadilan yang digunakan sebagai gambar sampul album ...And Justice for All) yang sering dipajang sebagai properti panggung saat tur Damage Justice, Full Arsenal, dan syuting film Metallica Through the Never.





Dungeon
Selain pernah dijadikan sebagai kandidat nama band sebelum ‘Metallica’, Dungeon juga menjadi sebutan untuk studio mini di basement rumah Lars Ulrich di San Francisco. Studio ini sering digunakan untuk menggarap demo album ...And Justice for All , Metallica (Black Album) hingga Load/ReLoad. Biasanya hanya Lars Ulrich dan James Hetfield yang kerjakan materi lagu berdasarkan gagasan dari seluruh anggota band.

Ecstasy of Gold
Lagu instrumental karya Ennio Morricone, yang digunakan sebagai soundtrack film The Good, the Bad, and the Ugly. Lagu ini, bersama cuplikan filmnya, diputar sebagai pembuka konser Metallica sejak tahun 1983. Metallica sendiri pernah meng-cover lagu ini untuk Album Kompilasi We All Love Ennio Morricone (2007). Tercatat hanya 1 kali Metallica memainkan secara live lagu ini, yaitu 28 Juli 2009 di Copenhagen Denmark.

Escape
Track ke-6 dalam Album Ride the Lightning. Judul awalnya adalah 'The Hammer'. Sejak diluncurkan tahun 1984, lagu ini hanya dimainkan live satu kali saja yaitu dalam show di Orion Music + More Festival tanggal 23 Juni 2012. Rumor yang beredar adalah lagu ini merupakan 'pesanan' pihak label dan distributor yang meminta mereka membuat lagu yang lebih lunak, untuk menjaring konsumen yang kurang menyukai musik thrash. James sendiri mengatakan sebelum memainkan secara live bahwa tak ada satu anggota band pun yang ingin memainkan lagu ini. Kirk Hammett menjelaskan kepada rollingstone.com bahwa keengganan mereka memainkan lagu ini adalah murni alasan teknis : "Lagu ini tak bagus dimainkan live, nadanya di A, dan kami sering tak nyaman mainkan nada A, meskipun Ktulu dan Metal Militia juga di kunci A". [sumber : wawancara dengan rollingstone.com]

F.O.B.D.
Judul awal lagu yang direkam 8 Desember 1995. Merupakan versi awal atau demo lagu 'Until It Sleeps'. Merupakan singkatan dari lagu 'Fell on Black Days' karena musiknya mengingatkan pada lagu milik Soundgarden itu. Dalam cd Fan Can 1 juga terdengar mereka menyebut “fell on black days” sebelum mulai jamming lagu Until It Sleeps.

Gitar Solo James
Meskipun gitar solo biasanya diciptakan dan dimainkan oleh lead gitarist Kirk Hammett, namun James Hetfield tercatat sering ciptakan dan main gitar solo dalam lagu-lagu Metallica. Bahkan dalam lagu 'Nothing Else Matters' gitar solo dilakukan secara penuh oleh James. Lagu lain dari rekaman album (studio) yang terdapat solo gitar oleh James selain Nothing Else Matters (sebagian berbagi solo dengan Hammett) antara lain : Master of Puppets, To Live is To Die, The Unforgiven, My Friend of Misery, The House Jack Built, Thorn Within, The Outlaw Torn, Carpe Diem Baby, Turn the Page, Whiskey in the Jar, Overkill, Damage Case, Stone Dead Forever, Too Late Too Late, Ecstasy of Gold, Suicide & Redemption, Just A Bullet Away. [sebagian bisa lihat di video All of James Hetfield's guitar solos (studio)] Namun saat live, mereka sering berbagi tugas, yang kadang berbeda daripada saat mereka rekaman album di studio. Kadang James mainkan sebagian solo Kirk, atau Kirk mainkan riff James. Untuk membedakan gitar siapa yang sedang main saat mendengar rekaman live mereka sederhana saja, yaitu suara gitar James lebih kuat di sisi kiri, sedangkan suara gitar Kirk lebih kuat di sisi kanan anda.



Guinness Book
Metallica masuk dalam buku Guinness Book of World Records edisi 2015 untuk kategori "Pemusik pertama yang lakukan konser di seluruh 7 kontinen di bumi ini (Eropa, Afrika, Asia, Australia, Amerika Selatan, Amerika Utara (jadi satu dengan kutub utara) dan kutub selatan) dalam satu tahun. Rekor ini terpenuhi saat mereka main di depan 120 ilmuwan dan pemenang kontes di Carlini Station, Antartika, tanggal 8 Desember 2013.

Grant, Lloyd
Gitaris pertama selain James Hetfield yang terlibat dengan Metallica. Mengisi solo gitar pada lagu pertama Metallica yang masuk rekaman, yaitu: Hit The Lights, dalam album Kompilasi ‘Metal Masacre’ yang terbit tahun 1982. Masih menjadi perdebatan di kalangan fans, apakah Lloyd Grant dianggap sebagai anggota atau hanya tamu, karena secara teknis dia hanya mengisi solo gitar saja, dan tak pernah sekalipun ikut manggung. Kemungkinan besar dia memang hanya dilibatkan oleh Lars Ulrich untuk keperluan mengisi solo gitar dalam album kompilasi Metal Masacre tersebut, bukan sebagai anggota.

Hatred Aside
Lagu Sepultura dari album Against, dimana Jason Newsted ikut andil dalam penciptaan liriknya. Jason juga mainkan gitar bariton serta andil dengan vokal seraknya.




I am The Table
Potongan lirik yang menghebohkan fans Metallica karena James Hetfield seperti mengucapkan frase itu pada bagian outro lagu 'The View' (kolaborasi dengan alm. Lou Reed dalam album Lulu). Lirik aslinya adalah "I am the tablet". Kehebohan ini di internet kemudian melahirkan meme (gambar lelucon) untuk James.



Logo
Logo pertama Metallica adalah ciptaan James Hetfield, termasuk desain Scary Guy (tengkorak berjambul seperti dalam sampul Box Set Live Shit: Binge and Purge, atau beberapa sampul Single dan EP seperti dalam EP 'live at Wembley Stadium' dan single 'One - live'. James juga berperan dalam penciptaan logo Metallica lainnya seperti logo era Load/ReLoad, 'M' Ninja Star, era St. Anger, dan era Death Magnetic.





Memory Remains (dialog)
Dalam outro lagu kedua di Album ReLoad ini, penyanyi tamu Marianne Faithfull ucapkan : "Say yes. At least say hello." Kalimat itu diambil dari film favoritnya berjudul 'The Misfits' yang diperankan oleh Marilyn Monroe.

Metal Massacre
Album kompilasi yang berisi lagu-lagu dari band underground terutama di area California. Diproduksi oleh teman Lars, Brian Slagel, pemilik Metal Blade Records. Sebelum memulai produksi Metal Masacre edisi pertama, Lars meminta jatah 1 lagu kepada Brian meskipun saat itu (tanpa sepengetahuan Brian) Lars bahkan belum memiliki sebuah band, dan Brian pun menyanggupi. Ini adalah rekaman studio Metallica pertama kali yang beredar secara resmi (demo No Life Til Leather juga direkam di studio namun beredar secara bootleg).

Metal Milita
Selain judul lagu terakhir Album Kill Em All, Metal Militia juga digunakan sebagai nama pertama fans club Metallica sebelum kemudian berubah menjadi The Metallica Club di akhir 1993.

Metal Up Your Ass
Judul album pertama Metallica yang diinginkan oleh anggota band namun ditolak oleh label dan distributor. Mendengar penolakan itu, Cliff Burton berreaksi dengan mengatakan : "Just kill 'em all, man". Ternyata anggota lain menyukai kalimat itu dan merubah judul album menjadi Kill 'Em All.

Nama Palsu
Metallica pernah menggunakan nama palsu saat pentas (biasanya untuk membuat kejutan kepada penonton), yaitu : 
The Four Horsemen (San Francisco, 20 Juli 1984), 
Frayed Ends (LA, 24 Mei 1988), 
The Lemmy's (saat pesta ultah Lemmy Kilmister di West Hollywood, CA 14 Desember 1995), 
Spun (SF, 4 Juni 2002), 
Volsung (peluncuran video game "Guitar Hero: Metallica" di Austin, Texas, 20 Maret 2009) 
Dehaan (di acara Orion Music + More Festival, Detroit, 08 Juni 2013).

Only Thing
Judul asli demo lagu yang kemudian menjadi lagu Orion dan Welcome Home (Sanitarium) dalam album Master of Puppets. Awalnya Only Thing adalah lagu instrumental, namun atas masukan Cliff Burton lagu itu dijadikan 2 lagu : Orion (full instrumental), dan Welcome Home (Sanitarium) yang bersyair.

Pancakes / Pancakes Go!
Dalam film dan cd soundtrack Metallica Through The Never (2013), dan juga sering kali saat live show mainkan lagu Master of Puppets, James Hetfield teriakkan kata "Pancakes" atau "Pancakes Go!" sesaat sebelum solo gitar Kirk Hammett masuk (ini videonya : Master of Pancake Compilation). Lirik sebenarnya adalah "Fix me!" Sejarah frase ini berawal dari tahun 1986, ketika drummer Anthrax, Charlie Benante, penasaran dan menanyakan kepada Cliff Burton ketika dua band ini tur bareng : "Apa yang diteriakkan James di lagu Master itu?" dan Cliff pun menjawab dengan bercanda : "Pancakes." (ini videonya : Cliff Burton and the pancakes story). Kisah ini diceritakan Benante kepada James Hetfield saat bertemu kembali di Sonisphere festival di Warsawa, Polandia 16 Juni 2010, saat pertama kalinya "Big 4" main satu panggung. Mendengar ini James berterima kasih kepada Benante, dan hari itulah pertama kalinya "Pancakes" diteriakkan oleh James untuk mengenang Cliff Burton yang pernah mengaku bahwa lagu Master of Puppets adalah lagu favoritnya.

Namun demikian penulis menemukan James tidak teriakkan 'pancakes' di lagu itu dalam beberapa event, diantaranya (mungkin lebih dari ini) : 8 November 2014 dlm acara Blizzcon di Anaheim, CA, kemudian dalam Concert for Valor 11 November 2014 di Washington, DC, yang ketiga saat lakukan corporate gig untuk Salesforce.com tanggal 9 Februari 2015 di San Francisco, CA, dan dalam Rock im Revier Festival di Gelserkirchen, Germany, 29 Mei 2015. Selebihnya, hingga konser terakhir Rasputin Music, Berkeley, CA, 16 April 2016, pancakes were back!

Piss and Blood
Judul karya fotografi ciptaan Andres Serrano yang digunakan sebagai sampul Album ReLoad. Objek foto adalah darah dan urine.

Pushead
Nama desainer cover single 'One', 'Harvester of Sorrow' serta sampul eksterior dan interior Album St. Anger. Bernama asli Brian Schroeder, dia banyak mendesain poster konser dan kaos-kaos Metallica. Seniman lain yang karyanya pernah digunakan Metallica antara lain: Tony Squindo, Mark Devito, Dirty Donny, Andie Airfix, Andres Serrano, Richey Beckett.

Quintana, Ron
Sahabat Lars Ulrich dan pencipta nama Metallica. Pada awal 1982 Quintana akan menerbitkan sebuah majalah untuk para penggemar musik metal di area California. Dia bicarakan usulan nama untuk majalahnya kepada Lars Ulrich, ada dua pilihan nama pada saat itu : Metal Mania dan Metallica. Lars tertarik menjadikan Metallica sebagai nama bandnya, dan mendorong Quintana untuk menggunakan nama Metal Mania untuk majalahnya.

Radio City, Anaheim CA
Lokasi bersejarah bagi Metallica, karena merupakan tempat pertama kalinya mereka pentas dengan nama Metallica, pada 14 Maret 1982. Mereka membawakan 2 lagu asli (Hit the Lights dan Jump in the Fire) dan 7 lagu cover. Menurut Lars Ulrich, pentas ini adalah pentas paling berkesan dari seluruh show mereka karena saat itu mereka masih sangat muda, tidak memiliki kru, dan tak punya gitar cadangan. Sialnya, baru mainkan lagu pertama, senar gitar Dave Mustaine putus, dan ruangan terasa sunyi ketika menunggu Dave mengganti senarnya. "Sepuluh menit yang terasa lama sekali. James mencoba melucu seperti standup komedian, tapi gagal. Aku sembunyi di balik bass drum-ku. Rasanya ingin lari ke luar ruangan", kata Lars menggambarkan [sumber : Majalah So What! edisi 1.1 thn 1994]

Recycler, The
Surat kabar tempat Lars Ulrich memasang pengumuman mencari teman ngejam lagu-lagu heavy metal. Pemasangan iklan pertama direspon oleh James Hetfield, dan yang kedua datanglah Dave Mustaine.

So What!
Majalah internal khusus anggota The Metallica Club / Met Club (fans club resmi Metallica), yang terbit sejak tahun 1994 dan menghentikan versi cetaknya tahun 2015 (Met Club berdiri tahun 1993, fans club sebelumnya bernama Metal Militia). Sebelum keanggotaan Fan Club digratiskan pada bulan Oktober 2015, setiap anggota yang membayar iuran tahunan ($60 untuk anggota di luar USA) akan mendapat 4 edisi So What! dalam setahun / 3 bulan sekali. Selain itu anggota juga mendapatkan kaos khusus anggota, kartu anggota, foto bertandatangan (reprinted), dan surat ucapan selamat datang dari salah satu anggota band. Setelah keanggotaan digratiskan, semua paket keanggotaan dihentikan, diganti dengan konten digital di situs metallica.com


Spastik Children
Adalah band ‘main-main’ yang dibentuk oleh Fred Cotton. Saat senggang rekaman atau tour, James Hetfield bergabung sebagai drummer (ya benar, drummer) menggantikan Rich ‘Jumbo’ Sielert. Cliff Burton juga ikut bergabung sebagai bassist yang kemudian tugas nge-bass dipegang Kirk Hammett setelah Burton tewas. Tercatat beberapa artis rock/metal pernah bergabung di band ini : Jason Newsted – gitar (bassist Metallica 1986 – 2001), Paul Baloff – vokal (vocalist awal Exodus), Gary Holt - gitar (gitaris Exodus dan Slayer), Jim Martin – bass / vocal (gitaris Faith No More awal), Doug Piercy – gitar (gitaris Heathen), dan Jose Valdes – gitar ritem.

Tommy's Joint
Nama restoran di San Francisco yang menyediakan menu daging, kentang, dan bir. Metallica sering nongkrong di sini di awal karirnya. Di tempat ini pula Jason Newsted diberitahu bahwa dia diterima bergabung dengan Metallica pada 28 Oktober 1986 dan kemudian diplonco dengan minum bir sebanyak mungkin.

When Hell Freezes Over
Judul asli lagu instrumental Metallica pada album Ride The Lightning, 'The Call of Ktulu'.

Whiplash
Single pertama mereka, diambil dari album Kill 'Em All. Tema lagu tentang kondisi sebagai band dan fans Metallica saat tur/tampil live. Lagu dibuat di tengah proses rekaman album. Band Motorhead meng-cover lagu ini dan memperoleh penghargaan Grammy Award.

Zazula, John/Johnny
Seorang pemilik toko musik ‘Rock and Roll Heaven’ di New York yang juga menjual rekaman bootleg band-band indie AS dan Eropa. Johnny Z-lah yang menawarkan diri untuk menjadi manajer Metallica dan mencoba menawarkan mereka kepada label besar. Karena ditolak, Johnny Z akhirnya mendirikan sendiri label rekaman bernama Megaforce Records, yang memproduksi album Kill 'Em All dan Ride The Lightning. Tanggal 2 agustus 1984 John Z tak lagi jadi manajer Metallica.

Sabtu, 15 Maret 2014

Produk Lain Metallica

Rilis Video games Metallica :

 2007.10.28 - Guitar Hero III : Legends of Rock
Lagu : One

2007.11.20 – Rock Band
Lagu : Enter Sandman
Downloadable contents :
Blackened, ...And Justice for All, Ride the Lightning

2008.09.14 – Rock Band 2
Lagu : Battery

2008.10.26 – Guitar Hero World Tour
Lagu : Trapped Under Ice
Downloadable content :
That Was Just Your Life, The End of the Line, Broken, Beat and Scarred, The Day that Never Comes, All Nightmare Long, Cyanide, The Unforgiven III, The Judas Kiss, Suicide and Redemption, My Apocalypse.

2009.03.29 – Guitar Hero: Metallica
Lagu :
All Nightmare Long, Battery, Creeping Death, Cyanide (hanya Wii), Disposable Heroes, Dyers Eve, Enter Sandman, Fade to Black, Fight Fire with Fire, For Whom the Bell Tolls, Frantic, Fuel, Hit the Lights, King Nothing, Master of Puppets, Mercyful Fate (medley), My Apocalypse (hanya Wii), No Leaf Clover, Nothing Else Matters, One, Orion, Sad But True, Seek and Destroy, The Memory Remains, The Sortest Straw, The Thing that Should Not Be, The Unforgiven, Welcome Home (Sanitarium), Wherever I May Roam, Whiplash.

2010.09.24 – Guitar Hero: Warriors of Rock
Lagu :
Paranoid (live, ft. Ozzy on vocals)

2010.10.19 – DJ Hero 2
Lagu :

The Day that Never Comes









2012.12.04 - Tony Hawk's Pro Skater 3 HD Revert Pack
Lagu : 
All Nightmare Long









2013.05.15 - Metallica Pinball
Lagu:
1. Master of Puppets
2. Creeping Death
3. For Whom The Bell Tolls
4. Fuel
5. The Unforgiven
6. Seek And Destroy
7. Sad But True
8. Battery
9. One
10. Enter Sandman
11. Fade to Black
12. The End of The Line
13. Ride the Lightning
14. Blackened